Jangan Berhenti Membaca Aku

Jangan berhenti membaca aku

puisi yang merintih

karena kau tinggalkan pilu


Jangan berhenti membaca aku

bait-bait palsu

yang nadanya hancur dirasuk sendu


Jangan berhenti membaca aku

aku takut menjadi semu


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam Panjang

Dua Puluh Empat Juli

Rajam