Mati Rasa

Hati ini sempat mengalami kronis
Hingga akhirnya mati
Karena cinta yang hanya menepi
Masih terngiang ucapan yang mencabik-cabik hati

Trauma bukan hanya sekadar kata
Rasa takut untuk terulang menyelimuti jiwa
Bagaimana bisa aku diperlakukan semena-mena
Oleh satu hati yang hanya mempermainkan rasa

Ragaku berjalan dengan hatiku yang mati rasa
Benak tak henti memaki-maki rasa
Kecolongan sampai sakitnya terus terasa
Tak ada lagi kisah asmara yang di damba-damba

Menunggu sembuh
Luka tak juga luruh
Malam ini semakin terjatuh
Dalam kenangan yang membelenggu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam Panjang

Dua Puluh Empat Juli

Rajam